Kesusastraan Frankofon dalam Mon Amour!
Catatan pendek dari LIFEs 2023: Mon Amour! Sastra dan gagasan dari negeri maupun bahasa Prancis telah meluas ke wilayah-wilayah lain dunia. Melalui kolonialisme—dengan segala ironi dan paradoksnya—bahasa Prancis kini digunakan di negeri-negeri yang digolongkan sebagai Frankofon (di mana bahasa Prancis digunakan). Untuk merespons fenomena tersebut, LIFEs 2023 mengusung tema Frankofon dengan jargon Mon Amour! (“Cintaku!”, […]
Anubis: Ritual Kematian dalam Balutan Puitis nan Humoris
Galeri Saliharanyaris gelap total. Numen Company, kelompok teater asal Jerman mengajak seluruh pengunjung memasuki ruangan. Di tengah panggung galeri, suasana alam kematian dimunculkan pada set sebuah makam dengan batu nisan dan sebuah lingkaran seperti altar mengelilinginya.. Suasana gelap sekaligus sendu di alam kematian semakin terasa setelah gong ketiga berbunyi. eorang aktor sebagai dalang dengan jubah […]
One Single Action: Harmoni di Tengah Distorsi
Setelah enam tahun, Lucy Guerin Inc. —kelompok tari kontemporer asal Australia—kembali menginjakkan kakinya di panggung Salihara International Performing Arts Festival (SIPFest) 2024. Kali ini Lucy Guerin bersama dengan dua penarinya Amber McCartney dan Geoffrey Watson membawakan karya terbarunya One Single Action. One Single Action merupakan karya Lucy Guerin Inc. yang pertama kali dibawakan pada Juli […]
Gamelan Transendental ala Dewa Alit
Penulis: Ezra Reyhan M Dewa Alit, komposer gamelan kontemporer, bersama grup musik Gamelan Salukat, pada 20-21 Agustus lalu, menampilkan pertunjukan Chasing the Phantom di SIPFest 2024. Dewa Alit menampilkan tiga repertoar bertajuk Ngejuk Memedi, Likad, dan Siklus, yang menggabungkan tradisi gamelan Bali dengan elemen modern. Ngejuk Memedi adalah eksplorasi mistik tradisional Bali yang diharmonisasikan dengan […]
LOVEISMADE TOBELIEVE
Made to Believe adalah proyek kedua dari grup jazz kontemporer LOVE IS. Grup ini beranggotakan Jason Mountario, Kelvin Andreas, Sri Hanuraga, dan Rainer James. Karya ini mengusung tema tentang ambiguitas pada puncak kebenaran. Baca catatan dibalik pentas LOVE IS di SIPFEST 2024:
Catatan lokakarya Animal Pop Family
Jecko Siompo dikenal sebagai koreografer dengan eksplorasi gerakan hewan. Ia menyusun karya terbarunya bertajuk KUSUKUSU II sejak 2022. Salah satu fragmen menarik dalam karya ini adalah refleksi Jecko pada pulau Nusa Tenggara Timur dan menciptakan koreografi yang terinspirasi dari gerak-gerik binatang komodo. Sebelum dipentaskan di SIPFest 2024, fragmen gerakan komodo ini sempat ditampilkan oleh Jecko […]
Musim Seni Salihara 2022 dalam Hibrida
Catatan pendek Musim Seni Salihara 2022 Seni adalah cara kita memuliakan kehidupan. Kita pernah berada pada dua tahun lebih mengalami pandemi Covid-19 yang berlaku di seluruh dunia, seni tetap menjumpai kita, dengan cara apa saja, untuk mengingatkan bahwa hidup selalu berharga dan makin berharga. Juga melalui dunia maya. Kita tahu bahwa situasi karantina sosial telah […]
Landung Simatupang dan Kisah Seni Peran
Catatan pendek Pentas Ceramah: 50 Tahun Seni Peran di Jalur Olahraga Kesehatan Pentas Ceramah ini dimulai dengan kemunculan seorang perempuan yang meminjam mikrofon pada mc. Ia mengabarkan bahwa penampil utama malam itu mengalami sedikit demam panggung, maka penonton diminta menunggu sejenak. Penonton dibuat ikut panik dan bertanya-tanya “benarkah ia demam panggung?”. Mengingat penampil utama ini […]
KUSUKUSU II dan Perasaan yang Beragam
Catatan pendek pertunjukan tari karya Jecko Siompo. Panggung teater blackbox Salihara menjelma dua sisi ruang; gelap dan terang. Dari kegelapan yang gulita di bagian panggung belakang, seperti tempat bersarang hewan-hewan misterius. Satu persatu penari muncul dari kegelapan menuju bagian bercahaya. Gerakan tubuhnya mewakili gestur-gestur hewan yang beragam. Di kursi penonton, kita seperti diajak untuk menebak […]
Filsafat Ilmu dalam Geliat Sains dan Teknologi
Dikutip dan disarikan berdasarkan tulisan “Kata Pengantar” oleh A. Setyo Wibowo dalam buku Cara Kerja Ilmu Filsafat Dan Filsafat Ilmu: Dari Dialektika Ke Dekonstruksi (2022), Kepustakaan Populer Gramedia. Pembahasan cara kerja ilmu-ilmu dilakukan bertitik tolak dari sudut pandang filsafat. Ilmu-ilmu (khususnya sians) dikaji dari sudut pandang filsafat, misalnya, lewat aliran-aliran besar filsafat seperti Positivisme, Fenomenologi […]