TENTANG SIPFEST 2024: ORDE SENI BARU
Setiap dua tahun—yaitu pada tahun genap, seperti tahun 2024 ini—kami menghadirkan sebuah program sangat istimewa yang berlangsung selama sebulan penuh. Program ini bernama SIPFest, Salihara International Performing-arts Festival. Boleh dikatakan bahwa SIPFest adalah puncak dari seluruh program kami selama dua tahun terakhir. Pada SIPFest kali ini akan hadir para seniman maupun kelompok seni tari, teater […]
Manusia Indonesia dalam Warisan Relief Era Bung Karno
Manusia Indonesia dalam Warisan Relief Era Bung Karno KARYA seni adalah salah satu bagian yang bisa membantu kita untuk melacak bagaimana kondisi atau sejarah suatu bangsa dibentuk. Salah satunya dapat kita temukan dalam karya seni rupa, seperti mural, mozaik, lukisan, hingga relief. Presiden pertama Indonesia, Sukarno memiliki kedekatan dengan perupa Indonesia. Sukarno juga mengoleksi sejumlah […]
Pertemuan Sastra dan Guru dalam Lokakarya Peta Sastra Kebangsaan
Komunitas Salihara kembali menyelenggarakan lokakarya Peta Sastra Kebangsaan, pada 27-28 April 2024. Lokakarya ini pertama kali diselenggarakan pada 2017. Program ini bertujuan untuk mempermudah pengajaran dan pengenalan sastra Indonesia bagi pelajar maupun masyarakat awam. Pada Peta Sastra Kebangsaan 2024, lokakarya akan melibatkan 12 guru SMA terpilih dari Indonesia, di antaranya Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, […]
Manusia dan Alam dalam Dua Novel
Sekilas tentang novel Harimau! Harimau! karya Mochtar Lubis dan novel Pak Tua yang Membaca Kisah Cinta karya Luis Sepúlveda. Novel Harimau! Harimau! (1975) karya Mochtar Lubis adalah salah satu novel yang memiliki pengaruh penting dalam sastra Indonesia. Melalui novel tersebut, Mochtar Lubis menggambarkan realitas sosial-politik Indonesia pada masa Orde Baru. Hubungan antar manusia dan […]
Di Seni Senang dalam SIPFest 2018
Catatan pendek SIPFest 2018 Pada SIPFest 2018 memasuki penyelenggaraan yang ketujuh bertepatan dengan peringatan sepuluh tahun Komunitas Salihara. Peringatan ini dirayakan dengan menampilkan pementasan perdana (premiere) dua buah karya seniman Indonesia yang diproduksi oleh Komunitas Salihara. SIPFest yang ketujuh ini hadir dengan 12 kelompok seni musik tari, teater dan musik dengan reputasi tinggi dari mancanegara […]
Festival Salihara dalam SIPFest
Catatan pendek program SIPFest 2016 SIPFest (Salihara International Performing-arts Festival) adalah festival dua tahunan yang menghadirkan kelompok-kelompok seni penting dari Indonesia dan mancanegara dalam bidang-bidang musik, tari dan teater. SIPFest adalah sebentuk rebranding Festival Salihara. Dengan tetap mengedepankan visi internasional yang sudah diusung Festival Salihara, SIPFest 2016 memperkuat kembali aspek rekreatif, dalam arti bahwa kreasi […]
LIFEs 2021 yang Asyik dalam Arab Asyiq
Catatan pendek dari LIFEs 2021: Arab Asyiq Khazanah kebahasaan dan kesusastraan Arab menyebar ke penjuru dunia bersamaan dengan penyebaran agama Islam sejak pertengahan abad ke-7 masehi. Dari satu perspektif, agama Islam dan bahasa Arab tidak bisa dipisahkan. Tapi, dari perspektif lain, keduanya tidak selamanya melekat. Ada kompleksitas, khazanah dan kekayaan pemikiran yang lahir dari persoalan […]
Tawaran Progresif dalam Musik Jazz
Melalui Salihara Jazz Buzz 2024
Teater Salihara, 24-25 Februari & 2 Maret 2024 Jakarta, 10 Februari 2024 – Mengawali 2024 dengan penuh antusias, Komunitas Salihara Arts Center menggelar festival musik jazz progresif dalam gelaran Salihara Jazz Buzz. Salihara Jazz Buzz rutin menampilkan pilihan genre, komposisi dan presentasi konsep musik baru setiap tahunnya. Tahun ini; Jazz Buzz menampilkan tiga musisi […]
Antara Senyum dan Renungan
Berpijar Kata dan Luka
Obituari Joko Pinurbo Joko Pinurbo (Sukabumi, 11 Mei 1962-Yogyakarta, 27 April 2024) adalah anak kandung puisi Indonesia. Ia mengambil hampir semua kekuatan penting puisi Indonesia untuk membangun puisi-puisinya. Namun, ia kemudian menemukan jalan kepenyairannya yang khas dengan melahirkan puisi-puisi berwatak ganda: serius sekaligus lucu. Itulah yang membuat ia segera terbedakan dari penyair-penyair generasi sebelumnya […]
Sekilas tentang Kritik Heidegger
pada Cara Berpikir Modern-Teknologis
Keseharian manusia berjalan semakin bising dan pesat, beberapa kebutuhan manusia telah terakomodir oleh teknologi yang semakin canggih. Fenomena ini muncul di tengah masyarakat kontemporer. Martin Heidegger, seorang filsuf Jerman abad ke-20 dan sering dianggap sebagai filsuf kontroversial, menawarkan kritik yang mendalam terhadap cara berpikir modern-teknologis yang menjadi landasan bagi perkembangan masyarakat kontemporer. Menurut Heidegger, teknologi […]