Sekilas Kisah Erotis dan Penulis Prancis
Sastra juga tak bisa berjarak dengan cerita-cerita yang memiliki tempat tersendiri pada adegan seks atau kita seringkali mengaitkannya dengan istilah erotika. Cerita-cerita yang memuat adegan seks ini tak hanya dituliskan begitu saja tanpa eksperimen estetika di dalamnya. Di Indonesia menyebut sastra erotika, kita tak asing dengan tulisan-tulisan penulis yang memakai nama Enny Arrow–meski kita tak […]
Bandung Bondowoso dan Kisah yang Berputar
Ditulis oleh Telaga Kasih Di dalam ruang galeri dengan tembok cekung seperti dalam tabung, penonton duduk berlesehan. Layar berukuran 1 x 1.5 meter dengan cahaya temaram ada di depan mereka. Jerami disebar di depan penonton untuk memberi jarak pandang pada layar. Layar ini bukan televisi, bukan juga layar yang memancarkan film dalam bioskop, ia […]
Xu Lizhi dan Kegetiran Buruh dalam Puisi
“I swallowed an iron moon they called it a screw I swallowed industrial wastewater and unemployment forms bent over machines, our youth died young I swallowed labour, I swallowed poverty swallowed pedestrian bridges, swallowed this rusted-out life I can’t swallow any more everything I’ve swallowed roils up in my throat I spread across my country […]
Diskursus Tubuh dan Jiwa dalam Pertunjukan “Identikit”
Ditulis oleh Wulansari Rembah Jailangkung sudah lama dikenal masyarakat nusantara sebagai boneka pemanggil arwah. Mendengar kata “jailangkung” akan mengingatkan kita pada sosok boneka dari kayu dengan kepala dari tempurung kelapa yang berpakaian karung goni, sosok menyeramkan dengan jargon khasnya “datang tak dijemput, pulang tak diantar”. Bagaimana jika jailangkung dihadirkan dalam pentas teater? SEKAT Studio menampilkan […]
“My Story, Shared History”: LIFEs 2019 dan Sejarah Kita
Catatan pendek My Story, Shared History Identitas dan sejarah, dua hal yang mampu menyatukan jarak dari orang yang berbeda tempat tinggal, berbeda profesi, bahkan berbeda negara. Kisah tentang sejarah dan identitas kemudian hadir dalam satu ruang yang sama, yaitu hadir dalam sastra. Sejarah adalah cerita dan sastra memberi ruang luas pada keragaman cerita. Sayangnya, sering […]
Sosi dan Memori Kusam yang Tersebar di Sana-Sini
Ditulis oleh: Cliff Moller Helateater 2023: Teater Objek “Sosi bisa menjadi perenungan atas sesuatu yang tak terhindarkan di masa depan: menua, sendirian dan terlupakan.” Didatangkan langsung dari Yogyakarta, Flying Balloons Puppet (FBP) hadir pada 18 dan 19 Februari lalu, membawakan pertunjukan perdananya di Teater Salihara dengan tajuk Jalinan Kusam di Lemari Sosi. FBP […]
LIFEs 2017 dalam Viva! Reborn!
Catatan pendek Membaca Amerika Latin: Viva! Reborn! Pada 2017, Komunitas Salihara menggelar program Literature and Ideas Festival (LIFEs) sebagai bentuk baru dari Bienal Sastra Salihara yang telah berlangsung sejak 2011. Berbeda dengan Bienal Sastra yang lebih banyak menampilkan program pembacaan dan diskusi, LIFEs hadir dengan nuansa segar lebih mengedepankan perbincangan ide dan gagasan, juga memberikan […]
LIFEs hadir kembali dengan tajuk Mon Amour!
Komunitas Salihara mempersembahkan festival sastra dan gagasan: LIFEs—nama dan bentuk baru bagi Bienal Sastra Salihara. LIFEs sebelumnya hadir dengan pilihan-pilihan tema seperti sastra Amerika Latin bertajuk Viva! Reborn! (2017), My Story, Share History (2019) yang membahas hubungan Indonesia dan Belanda, pada 2021 secara daring LIFEs hadir dengan tajuk Arab Asyiq. Tahun ini LIFEs mengusung tajuk […]
Sekilas Tentang Platon
Raffaello Sanzio menciptakan lukisan dinding School of Athens, lukisan yang dikenal sebagai penggambaran dua cabang filsafat yang kuat. Dalam lukisan tersebut digambarkan tokoh filsafat Platon dan Aristoteles dengan gestur yang berbeda. Aristoteles digambarkan dengan tangan yang menunjuk ke bawah dan memegang sebuah buku, gestur ini dikaitkan dengan filsafat yang berdasarkan pada realitas dan pengalaman empirik. […]
Sandikala Ensemble dan Upaya Melampaui Kolonialitas
Ditulis oleh Amos. Menyaksikan pertunjukan Sandikala Ensemble di Salihara pada 4 Februari lalu, adalah pintu gerbang pada ruang harmoni baru berbasis gamelan Jawa, ruang-ruang asing tapi kadang akrab untuk telinga, ruang-ruang penuh noise dan distorsi yang bersumber dari 36 nada baru hasil eksperimen terhadap gender gamelan Jawa. Komposisi Dion Nataraja yang dibawakan oleh Sandikala Ensemble […]